Sabtu, 14 Mei 2016

Malam yang sepi

Tak ada malam minggu hari ini, tak ada malam minggu kemarin dan tak ada malam minggu esok. Bagiku setiap malam adalah sama tak ada yang berbeda pun tak ada yang berubah. Walau begitu aku selalu merasa bahwa kau selalu ada untukku tak peduli siang atau malam, dan tak peduli malam apapun itu. 

Aku suka ketika diam - diam aku menyukaimu, memandangimu dari jauh dan melihatmu walau dalam bingkai foto. Tapi terkadang aku pun sedih kenapa aku hanya seperti bayangan bagimu, tak pernah nyata, tak pernah nampak, dan tak pernah ada. Aku tahu itu pilihanku juga ketidakmampuanku untuk menyatakannya padamu. Membiarkanmu menggandeng perempuan lain, tertawa dengannya, makan bersamanya, mengantar dan menjemputnya. 

Aku iri padanya. Pada dia yang membuatmu jatuh cinta. Membuatmu selalu melihat kearahnya, membuatmu nyaman bercengkerama bersamanya. Terkadang dengan malu-malu aku titipkan suratku untukmu. Tanpa nama juga tanpa alamat. Surat itu terkadang sebagai obat bagiku untuk mengobati penyakit ini. Ku titip pada orang yang terpercaya dan rahasia. 

Sering kuperhatikan raut wajahmu ketika membuka surat itu, wajahmu yang berhias senyuman sekaligus rasa penasaran. Ingin kukatakan itu milikku, itu dariku, tapi tak pernah kulakukan. Aku tak ingin membuat segala sesuatunya menjadi dipertanyakan. Biarkan aku seperti ini. Memperhatikanmu dari jauh. Sejauh antara jarak aku dan kau. 

Sesekali kau perlihatkan surat itu pada temanmu sekaligus bertanya, "siapa yang kirim ini?". Temanmu hanya jawab, "tak tahu". Bagiku saat terbaik dari jarak kita adalah ketika kamu penasaran dengan kiriman-kirimanku, tapi tak pernah kulihat kau memperlihatkannya pada perempuan itu. Ah mungkin kau ingin menjaga perasaannya agar tak cemburu. Pun sesekali kulihat ada pertengkaran antara kau dan dia. Apakah dia terlalu mudah marah? Atau kau yang sering bermain-main? Aku tak suka melihatmu bertengkar walaupun dengan orang itu, aku harap semoga marahmu dan marahnya cepat mereda dan kembali tertawa. 

Note : 
Dari orang yang selalu memperhatikamu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar